Tak semua orang dengan mudah mengungkapkan apa yang ada dalam pikirannya… dan
Tak semua orang mengungkapkan sesuatu dengan cara yang benar...
Ku tak lupa setiap hari kumerajuk padamu, agar Kau bisa ungkapkan “rasa sayangmu” padaku.
Berbagai tingkah pola kulakukan agar menarik perhatianmu…
Hanya untuk mendapatkan kalimat verbal dari mu “Ya shayang, aku merindukanmu…”
Mahalnya ungkapan itu kau ucapkan, membuatku berpikir sayang darimu tak pernah ada.
Dengan suara teduh Kau berujar :
“Shayang, apakah aku pernah mengingkari janji yang tlah ku ucapkan padamu?”
“Shayang, apakah aku pernah sedetik saja tidak mengingatkanmu untuk sarapan sebelum bekerja?”
“Shayang, apakah aku pernah lupa mengingatkanmu minum obat dikala kamu sakit?”
“Shayang, apakah aku pernah membiarkan kamu kedinginan dikala hujan, kehausan dikala dahaga, kesepian dikala hening?”
Jangan hanya karena I never say “I miss you” dirimu mengira Aku tak sayang padamu….
Shayang, caraku berbeda mengungkapkan rasa ini padamu…
Tapi ku akan selalu jujur padamu karena kataKu adalah tindakanKu.
Tapi bila itu maumu, ku kan mengungkapkan kerinduan ini dengan bahasa yang kau pahami
Ketahuilah… I do care for what I have… and it’s you…
*Kubelajar mengenal bahasa non- verbal, membaca yang tersirat , merasa apa yang intangible, dan mencoba tuk menjadi ahli syukur nikmat sekecil apapun nikmat itu*
Detik ini kubelajar mengungkapkan rasa sayangku ... karena kutakut esok mungkin tak akan ada untukku,