Membangun Karakter
Monday, 25 January 2010 14:46
Written by Republik Blogger
Bila orang-orang yang dikenal cerdas dan berpengetahuan tidak menunjukkan karakter, maka tak diragukan lagi bahwa dunia akan menjadi lebih dan semakin buruk.
Demikianlah makna penting sebuah karakter dan proses pembentukkannya yang tidak pernah mudah melahirkan manusia-manusia yang tidak bisa dibeli. Ke arah yang demikian itulah pendidikan dan pembelajaran - termasuk pengajaran di institusi formal dan pelatihan di institusi nonformal--seharusnya bermuara, yakni membangun manusia-manusia berkarakter, manusia-manusia yang memperjuangkan agar dirinya dan orang-orang yang dapat dipengaruhinya agar menjadi lebih manusiawi, menjadi manusia yang utuh atau memiliki integritas.
Usaha sekuat dan sepenuh hati dan tenaga untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan potensi masing masing agar dapat memberi konstribusi yang sebesar besarnya kepada masyarakat.
Arifin Panigoro berpendapat :
- Intuisi (memadukan kata hati dan akal sehat), apabila yang dimaksud disini adalah dalam hal pengambilan keputusan ini merupakan bagian dari Performance Character
- Kesetaraan (bersikap adil kepada lawan sekalipun) ini merupakan Moral Character
- Kejujuran (Jujur itu langgeng) ini merupakan Moral Character
- Percaya diri (Yakinkan diri. Pengaruhi orang lain) Yakinkan diri merupakan bagan dari Performance Character sedangkan pengaruhi orang lain merupakan bagian dari Bakat yang terdiri dari sedikitnya 6 macam Bakat dalam kelompok Impacting Talents
- Jejaring (sejuta kawan kurang, satu lawab jangan) ini juga merupakan bagian dari Bakat yang dinamakan Relating Talents yag terdiri dari 9 macam bakat
- Tanggung jawab (tunaikan kewajiban, hadapi persoalan) ini bagian dari Performance dan Moral Character
- Sumber daya manusia (Pilih yg terbaik dan berdayakan) ini merupakan bagian dari Bakat dalam rangka “The Right Man on The Right Place”
- Inovasi (Berkarya tanpa jeda) walaupun merupakan bagian dari Bakat [Ideation], akan tetapi mereka yang bekerja sesuai dengan Bakat nya jauh lebih semangat,kreatif dan inovatif
- Peduli (Menumbuhkan entrepreneurship) keperdulian bagian dari Moral Character tetapi Entrepreneurship merupakan bagian dari Bakat
Memiliki Performance Charater tanpa Moral Character akan menghasilkan orang hebat yang bisa merugikan orang lain, Memiliki Moral Character tanpa Performance Character akan menghasilkan orang baik yang tidak produktif.
Semoga Bermanfaat.
Add comment